PURWAKARTA | Sejumlah kelompok tani di Kabupaten Purwakarta resmi menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa empat unit traktor. Penyerahan ini difasilitasi oleh Tani Merdeka Indonesia (TMI), sebuah organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pertanian sekaligus melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan Presiden Prabowo di lapangan.
Ketua TMI Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami, menjelaskan bahwa bantuan empat unit traktor tersebut merupakan hasil pengajuan resmi TMI kepada Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang juga menjadi pembina TMI di tingkat nasional.
Dari total empat unit traktor, dua unit dialokasikan untuk kelompok tani binaan TMI, sementara dua unit lainnya diajukan oleh Dinas Pertanian Purwakarta sesuai kebutuhan yang telah tercantum dalam data CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi).
Sri Puji Utami menerangkan bahwa seluruh proses pengajuan dilakukan secara terstruktur dan mengikuti mekanisme yang berlaku di Kementerian Pertanian. Setiap kelompok tani yang mengajukan bantuan harus terdaftar di Simluhtan, aktif, serta benar-benar membutuhkan alsintan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
“TMI hanya menjadi jembatan untuk menghubungkan kebutuhan kelompok tani dengan pemerintah pusat. Semua pengajuan tetap melalui dinas terkait karena CPCL juga disusun oleh Dinas Pertanian,” jelasnya. Jumat (12/12/2025)
Ia menambahkan, sejumlah kelompok tani binaan TMI memang telah lama mengusulkan kebutuhan alsintan guna mendukung pengolahan lahan. Melihat urgensi tersebut, TMI kemudian mengajukan permohonan resmi kepada Kementerian Pertanian agar percepatan modernisasi pertanian di daerah dapat terwujud.
Menurut Sri Puji Utami, bantuan ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi petani di Purwakarta, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan akan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan hasil produksi.
“Tentu kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani. Kami hanya memfasilitasi, sementara pemanfaatannya harus benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
Selain bantuan traktor pada tahun ini, TMI sebelumnya juga telah beberapa kali mengajukan bantuan alsintan lainnya, seperti traktor roda dua, hand sprayer, omben tester, dan berbagai fasilitas pendukung pertanian. Program pengajuan alsintan ini telah berlangsung sejak tahun lalu dan terus berlanjut sesuai kebutuhan kelompok tani.
Sri Puji Utami menegaskan bahwa upaya TMI dalam mengajukan bantuan alsintan merupakan bentuk komitmen mendukung pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani. Setiap permohonan selalu disesuaikan dengan data kelompok tani yang benar-benar membutuhkan.
“Dari daftar pengajuan yang kami terima, sudah ada beberapa kebutuhan tambahan untuk tahun berikutnya. Kami berharap proses serupa dapat terus berjalan agar petani di Purwakarta semakin maju dan mandiri,” ujarnya.
Penyerahan alsintan ini disambut positif para kelompok tani penerima. Mereka mengapresiasi upaya TMI dan Dinas Pertanian yang telah memperjuangkan kebutuhan sarana pertanian guna menunjang aktivitas pertanian di Kabupaten Purwakarta. ***














