HAPI Sumedang Soroti Dugaan Roti Kedaluwarsa dan Buah Busuk dalam Program MBG Cimanggung

banner 120x600
banner 468x60

SUMEDANG | 17 Februari 2026, Dugaan pembagian makanan tidak layak konsumsi di Dapur MBG SPPG Cimanggung 1, Kabupaten Sumedang, menuai sorotan publik.

Isu tersebut mencuat setelah beredarnya unggahan seorang kreator konten di media sosial TikTok yang menampilkan dugaan pemberian roti kedaluwarsa dan buah yang tidak layak konsumsi kepada para penerima manfaat program.

banner 325x300

Ketua DPC Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI) Kabupaten Sumedang, Surya Dinata, S.H., menanggapi serius dugaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya tengah menelaah informasi yang beredar dan berencana menempuh langkah hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

“Kami menyoroti dugaan pemberian makanan tidak layak konsumsi, seperti roti kedaluwarsa dan buah yang sudah busuk, yang diduga dibagikan oleh SPPG Cimanggung 1. Dalam waktu dekat, kami akan mengajukan pengaduan kepada Badan Gizi Nasional, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Surya Dinata saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (17/02/2026).

Selain itu, ia menambahkan, HAPI juga mempertimbangkan untuk melaporkan dugaan tersebut kepada pihak Kejaksaan apabila ditemukan unsur pidana. Termasuk di antaranya kemungkinan pelanggaran tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Surya menegaskan bahwa kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, harus menjadi perhatian utama. Ia meminta seluruh pihak terkait segera melakukan klarifikasi dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Dapur MBG SPPG Cimanggung 1 belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Publik pun menantikan penjelasan dari pihak terkait guna memastikan kebenaran informasi yang beredar. (Ft)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *