PURWAKARTA | Penemuan sesosok pria yang tewas bersimbah darah gegerkan Warga Dusun Tiga, Desa Kiarapedes, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Pada Sabtu, 10 Januari 2026, malam.
Diketahui, Korban yang bernama Sumarna (55), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta itu ditemukan dengan kondisi penuh luka di bagian wajah dan kepala, diduga akibat senjata tajam dan benda tumpul.
Saat ditemukan, jasad korban tergeletak di depan bangunan bekas kandang ayam dan ditutupi terpal. Lokasi penemuan berada di ujung kampung, cukup jauh dari permukiman warga.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Reskrim, AKP Uyun Saepul Uyun mengatakan Penemuan jasad ini bermula dari laporan warga yang mendengar keributan dan teriakan minta tolong saat aliran listrik padam sekitar pukul 18.00 WIB.
“Warga kemudian melapor ke aparat setempat hingga diteruskan ke pihak Polsek Kiarapedes dan Polres Purwakarta,” ungkap pria yang akrab disapa Aa Uyun itu.
Ia menambahkan kasus ini terungkap setelah adanya laporan warga terkait penemuan seorang pria yang tergeletak bersimbah darah.
“Hasil sementara olah TKP menunjukkan korban mengalami luka di bagian wajah, kepala, pelipis, serta terdapat luka lebam dan luka akibat benda tajam. Dugaan sementara korban meninggal akibat kehabisan darah,” kata Uyun.
Menurutnya, polisi menemukan sekitar sepuluh titik yang diduga berkaitan dengan peristiwa kekerasan tersebut di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga kini motif pembunuhan dan jumlah pelaku masih dalam penyelidikan.
“Untuk identitas terduga pelaku dan motif, kami masih melakukan pendalaman. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap,” ucap aa uyun.
Uyun juga memastikan korban bukan warga setempat, melainkan warga Kecamatan Cibatu, Purwakarta. Informasi sementara menyebutkan korban berprofesi sebagai penagih utang, namun hal tersebut masih akan didalami lebih lanjut oleh penyidik.
Hingga kini, polisi terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Kiarapedes tersebut.
Sementara, salah satu tetangga di sekitar lokasi kejadian, Agus mengatakan, korban bukan warga setempat dan sebagian besar warga tidak sempat melihat kondisi korban secara langsung karena polisi segera mengamankan lokasi.
“Waktu itu katanya ada ribut-ribut pas listrik mati. Terus ada kabar pembunuhan, langsung dilaporkan ke Linmas dan Polsek. Korban bukan warga sini. Lokasinya juga di pinggir, di ujung kampung, depan bekas kandang ayam,” kata agus.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Purwakarta bersama Polsek Kiarapedes langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memasang garis pembatas dan melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi.
Petugas kepolisian dari Polsek Kiarapedes dan Polres Purwakarta saat lakukan olah TKP. ***
















